Kontrak Lump Sum adalah jenis kontrak di mana vendor menawarkan harga total tetap untuk seluruh ruang lingkup pekerjaan. Volume aktual yang berbeda dari BoQ tidak mengubah harga — vendor menanggung risiko volume penuh.
Cocok untuk: paket dengan scope sangat jelas, BoQ akurat, risiko volume rendah. Misal: pengadaan barang standar, jasa konsultansi (deliverables jelas), konstruksi gedung dengan DED matang.
Tidak cocok untuk: pekerjaan dengan kondisi lapangan tidak pasti (galian tanah dalam yang volumenya bergantung kondisi geologi), pekerjaan eksperimental, atau scope berubah saat eksekusi.
Mayoritas paket APBN konstruksi gedung sekarang lump sum (Permen PUPR mendorong ini untuk efisiensi tagihan). Vendor wajib berpikir konservatif — tambah 5-10% buffer pada item beresiko.