Kalkulator Biaya Jaminan Tender
Hitung biaya 4 jenis jaminan tender (penawaran, pelaksanaan, uang muka, pemeliharaan) dengan perbandingan bank garansi vs surety bond. Termasuk biaya admin dan rate per tahun.
1. Pilih Jenis Jaminan
2. Input Nilai Kontrak & Persen
3. Estimasi Biaya
1%/tahun × 1.0 thn + Rp 250rb admin
Issuing: Bank umum (BCA, Mandiri, BNI, BRI, BTN, dll). Wajib bank dalam daftar OJK.
0.8%/tahun × 1.0 thn + Rp 350rb admin
Issuing: Asuransi terdaftar OJK (Jasindo, Askrindo, Tugu, Wahana Tata).
FAQ Jaminan Tender
›Bank garansi atau surety bond — mana yang lebih baik?
Sama secara legal — keduanya diakui oleh PPK dan tercantum di Permen PUPR / Perpres 16/2018. Surety bond umumnya 0.2-0.4%/tahun lebih murah dari bank garansi. Bank garansi lebih cepat issuing (1-3 hari kerja) untuk vendor dengan rekening bank langganan. Surety bond lebih cepat untuk vendor baru karena syarat lebih longgar.
›Bisa cair lagi nilai jaminannya kalau pekerjaan selesai bagus?
Ya. Biaya jaminan adalah fee non-refundable (rate × waktu × admin). Tapi nilai jaminan (5% kontrak misalnya) dikembalikan ke vendor setelah masa berlaku habis dan PPK mengirim Surat Keterangan Bebas Klaim. Jadi jangan kira biaya setor 5% kontrak — yang Anda bayar hanya fee bank-nya.
›Apakah retensi 5% kontrak bisa diganti jaminan pemeliharaan?
Ya — Permen PUPR mengizinkan kontraktor mengganti retensi 5% (yang ditahan PPK selama masa pemeliharaan) dengan Jaminan Pemeliharaan dari bank/asuransi. Ini membantu cash flow vendor — uang retensi langsung cair, tagihan akhir tidak tertahan.
›Kalau jaminan saya pernah cair, bisa apply lagi?
Bisa, tapi sulit. Bank/asuransi punya database internal vendor "risiko tinggi". Sekali jaminan cair karena default kontrak, premi naik signifikan dan banyak issuer menolak. Recovery: 1-2 tahun track record bersih + ekuitas tinggi sebelum kembali normal.