Cek Kualifikasi SBU Konstruksi
Tentukan tier kualifikasi (K1, K2, K3, M1, M2, B1, B2) yang cocok untuk perusahaan Anda berdasarkan ekuitas + pengalaman + nilai HPS paket target. Verdict otomatis untuk perencanaan strategis bidding.
Profil Perusahaan Anda
Cek Eligibilitas untuk Paket Spesifik
Tier yang Eligible untuk Anda
Berdasarkan profil Anda, belum ada tier yang eligible. Tambah ekuitas atau dapatkan pengalaman pertama dengan ikut paket Pengadaan Langsung (≤ Rp 200jt) tanpa syarat kualifikasi.
Cara Naik Kualifikasi
Sistem kualifikasi SBU LPJK berbasis tier ladder. Anda hanya bisa naik 1 tier per langkah — tidak bisa loncat dari K1 langsung ke M2. Tahapannya:
- Selesaikan paket di tier saat ini — Minimal 1 paket K1 diselesaikan tepat waktu untuk syarat naik ke K2; 2 paket M1 untuk naik ke M2; dst.
- Tambah ekuitas perusahaan — Modal disetor + retained earnings harus memenuhi minimum tier baru. Naik ke M2 butuh ekuitas Rp 1,5 M; B1 butuh Rp 10 M.
- Sertifikasi tenaga ahli — Tier menengah ke atas mensyaratkan SKA (Sertifikat Keahlian Ahli) untuk Site Engineer, Project Manager, dll.
- Apply ke LPJK — Submit dokumen (akta perusahaan, NPWP, NIB, neraca, SKA tenaga ahli, bukti pengalaman). Biaya Rp 5–15 juta tergantung tier.
Catatan: detail syarat per tier bervariasi — selalu cek regulasi terkini di lpjk.pu.go.id atau LPJK Provinsi setempat.
FAQ Kualifikasi SBU
›Bagaimana tool ini menentukan tier kualifikasi yang cocok?
Tool mengevaluasi tiga input: (1) ekuitas perusahaan vs minimum modal per tier (K1 Rp 0, K3 Rp 350 jt, M2 Rp 1,5 M, B1 Rp 10 M, B2 Rp 50 M), (2) pengalaman proyek sejenis, (3) nilai HPS paket target vs batas atas tier. Verdict otomatis: eligible, eligible-tapi-stretch, atau under-qualified.
›Perusahaan saya baru — apakah bisa langsung daftar tender besar?
Tidak. LPJK menerapkan tier-ladder: harus naik 1 tier per langkah. Vendor baru mulai dari K1 (paket sampai Rp 1 M) atau K2 (sampai Rp 2,5 M) tergantung ekuitas awal. Track record minimal 2 paket selesai diperlukan sebelum upgrade ke tier berikutnya.
›Apa beda kualifikasi K1, K2, K3 di konstruksi?
K1: paket sampai Rp 1 M, ekuitas minimum Rp 50 jt. K2: paket Rp 1–2,5 M, ekuitas Rp 150 jt. K3: paket Rp 2,5–10 M, ekuitas Rp 350 jt. Semua tergolong "kualifikasi kecil" dan kompetisinya banyak — vendor yang naik ke M1 (Rp 10–50 M) keluar dari zona ramai.
›Bisa nggak ikut tender di luar tier saya pakai konsorsium (KSO)?
Bisa, lewat Kerja Sama Operasi (KSO/JO). Perusahaan kualifikasi kecil bisa konsorsium dengan kontraktor menengah/besar untuk paket di atas tier-nya, asal lead partner memenuhi syarat penuh. KSO juga membantu naik kualifikasi karena pengalaman KSO bisa diklaim untuk upgrade ke tier berikutnya.